Bodoh

Sudah hampir 1 jam lebih Rudi duduk di depan komputer tua itu, tapi halaman di depannya masih kosong total. Setiap lima menit, dia mulai menulis panjang, kadang sampai dua paragraf utuh, tapi akhirnya memutuskan untuk menghapusnya dan mulai dari awal.

Rudi sedang menulis surat.

Bukan, bukan surat cinta. Surat, apa ya, surat perpisahan, mungkin. Untuk Tita yang akan pergi minggu depan.

Kata lagu-lagu canggih yang sering dia dengar di kamar majikan mudanya, if you really want her, you should never let her go. Tapi lagu itu bohong, pikir Rudi. Kalau kau memang sayang seseorang, kau harus tega pada dirimu sendiri, untuk melihatnya bahagia di tempat lain.

Mas Penjaga di pojokan mulai heran. Tidak seperti pelanggan warnet murahannya yang lain, Rudi hanya membuka Microsoft Word dan belum mengetik apa-apa. Jangan-jangan dia tidak mengerti cara menggunakan Google Chrome. Haruskah kuhampiri? Melihat air muka pengunjung baru itu, sang Mas Penjaga mengurungkan niat. Sepertinya dia hanya bingung dengan perasaannya sendiri.

Baiklah. Sixty minutes is more than enough to prove that you don’t have anything to say to her. Let’s just forget about it.

Tapi Rudi bimbang. Masih. Rudi masih harus menyampaikan sesuatu—perasaannya. Fakta bahwa dia bersedia menunggu, satu, dua, atau tiga tahun lagi. Rudi tidak peduli.

Sudah diputuskan. Mungkin aku harus bertemu langsung, baru tahu kata yang tepat untuk menerjemahkan kekalangkabutan hatiku.

Mau tahu apa yang akhirnya Rudi katakan pada Tita?

Tidak ada.

Dengan pengecut, Rudi pulang ke rumah dan bernyanyi di pojokan kamar. Songs are the best remedies, people say.

Bodoh.

sumber : http://afutami.wordpress.com/2011/08/17/bodoh/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: